Sangat dibutuhkan banyak data pendukung serta pengalaman dalam lakukan idenfitikasi batubara pada data geolistrik hingga hasil interpretasi memiliki sedikit kekeliruan.
Hasil data pengukuran geolistrik berbentuk tahanan jenis bisa digunakan untuk keperluan :
- Geologi Tehnik untuk tahu tidak tipis susunan lapuk, type batuan, susunan geologi dan porositas serta permeabilitas batuan untuk pemilihan konstruksi.
- Pertambangan, untuk tahu persebaran mineral didalam susunan tanah.
- Minyak untuk tahu ketebalan susunan lapuk dalam pemilihan pemasangan bor, susunan susunan dan type batuan
- Arkeologi untuk tahu bebrapa website peninggalan histori yang terpendam dalam tanah.
- Geologi regional satu lokasi baik susunan geologi ataupun stratigrafinya.
- Hidrologi, untuk mencari akuifer atau sumber air tanah atau tahu intrusi air laut.
Setiap konfigurasi mempunyai kedalaman semu maximum yang dapat ditembus :
- Wenner : konfigurasi ini mempunyai kedalaman semu sebesar 1/3 dari bentangan AB
- Schlumberger : konfigurasi ini mempunyai kedalaman semu sebesar 1/5 dari bentangan A
- Dipole-Dipole : KOnfigurasi ini mempunyai kedalaman semu sebesar MN (n+1)
Satu diantara metoda geofisika yang bisa dipakai untuk memprediksi kehadiran serta ketebalan batubara dibawah permukaan yaitu metoda geolistrik tahanan jenis. Metoda geolistrik bisa mendeteksi susunan batubara pada tempat miring, tegak serta sejajar bagian perlapisan dibawah permukaan karena ketidaksamaan resistansi perlapisan batuan yang satu dengan yang beda, karna biasanya batubara mempunyai harga resistansi spesifik.
Demikian jasa survey geolistrik.
